Makadalam menciptakan bentuk pamor pun juga tidak sama. Berdasarkan teknik pembuatannya, ada yang disebut pamor mlumah/horisontal dan ada pamor miring/vertikal. Ornamen pada bilah yang tampak besar-besar adalah termasuk jenis pamor mlumah. Sedang yang berbentuk garis-garis adalah pamor keris miring.
Kerismemiliki banyak fungsi budaya yang telah dikenal di kawasan Nusantara bagian barat dan tengah. Keris berbentuk khas dan mudah dibedakan dari senjata tajam lainnya, sebab bentuknya tidak simetris.Pada bagian pangkal melebar, bilahnya seringkali berkelok-kelok, dan banyak diantaranya memiliki pamor (damascene), yaitu bisa nampak serat-serat
Kerissalah satu kebudayaan materi yang menjadi koleksi di museum dipandang sebagai Cinderamata (souvenirs), Jimat/Pemujaan Benda (Fetish), dan koleksi itu sendiri. dari satu pamor, yang juga sangat bermacam-macam. Tangguh adalah perkiraan masa dibuatnya keris itu, ada yang disebut tangguh Majapahit, karena diperkirakan dibuat pada
Jenis: Keris Badik Kontemporer Pamor : Sambang Gareno,Mata Rakkapeng, Kurissi Hulu : Kemuning Sarunng : Cendrana + Jonga-jonga santigi Salebara P. Bilah : 23 CM Keistimewaan : Bentuk pusaka ini sangat unik, memadukan antara pangkal Keris Malela dan ujungnya dari Badik luwu dengan pamor Sambang Ulaweng/Kuningan (Kemungkinan Bahannya Kuningan)
4 Keris yang baik harus dibuat dan ditempa dari tiga macam logam, minimal dua, iaitu besi, baja dan bahan pamor.3 Keris-keris tua atau lebih tepatnya keris prototaip, misalnya keris Buda, tidak menggunakan pamor (Harsrinuksmo 2004). Meskipun ada beberapa kriteria lain yang dapat disandangkan pada keris,
soal matematika kelas 1 sd semester 2. Nama untuk pamor keris berlaku juga untuk tosan aji lainnya seperti Tombak, Wedung, Pedang dsb. Khusus pamor yang pemilih yang biasanya diperuntukan untuk kedudukan tertentu atau karakter tertentu, sebaiknya di “tayuh” dahulu apakah cocok atau tidak sedangkan yang tidak pemilih bisa dimiliki oleh siapa saja. Wos Wutah 1 Wos Wutah 2 Wos Wutah 3 WOS WUTAH. Pamor yang paling banyak dijumpai, bentuknya tidak teratur tetapi tetap indah dan umumnya tersebar dipermukaan bilah. Ada yang berpendapat pamor ini pamor gagal, saat si empu ingin membuat sesuatu pamor tetapi gagal maka jadilah Wos Wutah. Tetapi ini dibantah dan beberapa empu dan pamor ini memang sengaja dibuat serta termasuk pamor tiban. Pamor ini berkhasiat baik untuk ketentraman dan keselamatan pemiliknya, bisa digunakan untuk mencari rejeki, cukup wibawa dan disayang orang sekelilingnya, pamor ini tidak pemilih. Kulit Semangka NGULIT SEMANGKA Sepintas seperti kulit semangka, tuahnya seperti Sumsum Buron, memudahkan mencari jalan rejeki dan mudah bergaul pada siapa saja dan dari golongan manapun. Pamor ini tidak memilih dan cocok bagi siapa saja. Pamor Tambal TAMBAL. Mirip goresan kuas besar pada sebuah bidang lukisan. Tuahnya biasanya menambah kewibawaan dan menunjang karier seseorang. Menurut istilah Jawa bisa menjunjung derajat. Pamor ini termasuk pemilih dan tidak setiap orang cocok. Pamor Pulo Tirto PULO TIRTO. Seperti Wos Wutah hanya gumpalan gambarnya terpisah agak berjauhan, seperti bentuk pulau pada peta. Tuahnya sama dengan pamor Wos Wutah. SUMSUM BURON. Pamor ini juga mirip Wos Wutah, gumpalan juga terpisah agak berjauhan seperti Pulo Tirto hanya agak lebih besar dan lebih menyatu. Tuahnya baik, tahan godaan dan murah rejeki serta tidak pemilih. Pamor Melati Rinonce MELATI RINONCE. Bentuknya mirip pamor Rante tetapi umumnya bulatannya lebih kecil dan tidak berlubang. Bulatan itu berupa pusaran pusaran mirip dengan pamor Udan Mas tetapi agak lebih besar sedikit. Tuahnya mencari jalan rejeki dan menumpuk kekayaan. Untuk pergaulan juga baik, pamor ini tidak memilih dan bisa digunakan siapa saja. Pamor Rante RANTE. Tuah utama pamor ini adalah untuk menampung dan mengembangkan rejeki yang didapat. Bisa mengurangi sifat boros, tetapi bukan pelit. Cocok untuk semua orang baik digunakan berdagang atau berusaha. Bentuknya agak mirip pamor Melati Rinonce, hanya bedanya pada bulatannya ada semacam gambar “lubang”. Pamor Adeg ADEG. Pamor Adeg banyak dijumpai, tergolong pamor pemilih tetapi lebih banyak yang cocok daripada tidak. Tuahnya terutama sebagai penolak, ada yang menolak guna-guna, ada yang menolak wabah, angin ribut, banjir dan lainnya. Ada yang hanya menolak satu sifat ada yang beberapa sifat penolakan. Pamor Mrambut MRAMBUT. Sepintas seperti Adeg, bahkan ada yang menyamaratakan dengan membuat istilah baru Adeg-Mrambut. Padahal sebenarnya lain. Pamor Mrambut alurnya terputus-putus. Tuahnya hampir sama dengan pamor Adeg. Tergolong pemilih, tidak semua orang cocok. Pamor Sekar Lampes SEKAR LAMPES. Tuah dari pamor ini mirip dengan pamor Tumpal Keli. Hanya pada pamor Sekar Lampes umumnya juga mengandung tuah yang menambah kewibawaan pemakainya dan tergolong pamor yang tidak pemilih. Pamor Ilining Warih ILINING WARIH. Rejeki yang lumintu, walaupun sedikit demi sedikit tetapi selalu ada saja. Itulah yang utama tuah dari Ilining Warih. Selain soal rejaki, pamor ini juga baik untuk pergaulan. Tidak memilih dan umumnya cocok untuk siapapun. BLARAK NGIRID. Disebut juga kadang dengan “Blarak Sinered”, tapi ada juga yang menyebut Blarak Ngirid lain dengan Blarak Sinered. Tuah utamanya menambah kewibawaan dan juga baik untuk pergaulan karena disayang orang sekelilingnya, baik pihak atasan atau bawahan. Pamor ini tergolong pemilih. Pamor Ron Pakis RON PAKIS. Mirip sekali dengan Blarak Ngirid, hanya pada bagian tepinya seolah ada sobekan. Tergolong pemilih dan tuahnya untuk kewibawaan serta keberanian tatag-bhs jawa. Baik dimiliki oleh orang yang berkecimpung dibidang Militer dan Keprajuritan. Pamor Koro Welang KOROWELANG. Juga hampir sama dengan Blarak Ngirid atau Ron Pakis, tetapi “daun” nya lebih besar dan lebih menyatu. Tuahnya juga hampir sama dengan Blarak Ngirid, tetapi fungsi pergaulannya lebih besar dari fungsi wibawanya. Beberapa keris dengan pamor ini tidak semua baik juga untuk mencari jalan rejeki. Tergolong pamor pemilih. Pamor Ron Genduru RON GENDURU. Ada yang menyingkat menjadi RONGENDURU atau menyebut RON KENDURU. Agak mirip Ganggeng Kanyut tetapi relatif susunannya lebih teratur dan rapi. Tuahnya berkisar pada kewibawaan dan rejeki. Baik digunakan untuk pengusaha yang punya banyak anak buah. Tergolong pamor pemilh. Pamor Mayang Mekar MAYANG MEKAR. Bentuknya indah sekali seperti daun Seledri, tuahnya memperlancar pergaulan dan dikasihani orang sekeliling. Beberapa diantaranya malah bertuah memikat lawan jenis. Tergolong pamor pemilih. Pamor Wiji Timun WIJI TIMUN. Menyerupai biji ketimun. Hampir sama dengan pamor Uler Lulut tetapi lebih kecil dan lonjong. Tuahnya juga untuk mencari jalan rejeki. Ada sedikit unsure kewibawaan. Baik untuk pedagang maupun untuk pengusaha. Pamor ini agak pemilih. Pamor Kenongo Ginubah KENONGO GINUBAH. Tuahnya menarik perhatian orang. Pergaulannya baik dan diterima digolongan manapun. Tetapi pamor ini termasuk pemilih. Pamor Walang Sinuduk WALANG SINUDUK. Bentuknya mirip dengan satai belalang. Posisi belalang-belalangnya bisa miring kekiri, bisa kekanan. Tuah utamanya mempengaruhi orang lain. Wibawanya besar sehingga baik dimiliki oleh pemuka masyarakat, guru, pemimpin politik. Tergolong pamor pemilih. Pamor Tumpal Keli TUMPAL KELI. Tuahnya baik untuk pergaulan. Bisa menunjang karier karena pemiliknya akan disayang atasan. Termasuk pamor tidak pemilih. Pamor Bendo Segodo BENDOSEGODO. Bentuknya menyerupai bulatan menggumpal dari bawah keatas. Tuahnya untuk jalan rejeki dan pergaulan serta ketentraman rumah tangga. Tergolong tidak pemilih. Pamor Melati Sinebar MELATI SINEBAR. Mirip pamor Tetesing Warih, merupakan bulatan bersusun rangkap tiga atau lebih tetapi bulatannya tidak sempurna betul dengan garis tengah sekitar 1 cm. Tempatnya ditengah bilah dan jarak satu bulatan dengan lainnya sekitar 1 cm atau lebih. Pamor ini tergolong tidak pemilih dan tuahnya untuk mencari rejeki. Pamor Manikem MANIKEM. Tergolong pamor langka dan hanya dijumpai dikeris muda terutama tangguh Madura. Bentuknya mirip Melati Rinonce atau Melati Sato-or tetapi garis penghubung antar bulatan-bulatannya lebih gemuk, lebih lebar. Sedangkan bulatannya juga lebih lebar dibandingkan Melati Rinonce, bahkan ada yang hampir menyentuh tepi bilah. Tergolong tidak pemilih dan bertuah memudahkan mencari rejeki. Pamor Sekar Kopi SEKAR KOPI. Ditengah bilah ada pamor yang menyerupai garis tebal dari sor-soran sampai dekat ujung bilah. Dikiri kanan garis tebal ini terdapat lingkaran-lingkaran bergerombol atau berkelompok. Satu kelompok terdiri dari dua atau tiga lingkaran menempel pada garis tebal seolah-olah biji kopi menempel pada tangkai bijinya. Tuahnya memperlancar rejeki tergolong tidak pemilih tetapi termasuk pamor langka. Pamor Bonang Rinenteng BONANG RINENTENG. Ada yang menyebutnya Bonang Sarenteng, agak mirip dengan pamor Sekar Kopi tetapi bulatannya hanya satu. Boleh dikiri-kanan secara simetris atau selang seling. Baik Bonang Rinenteng ataupun Sekar Kopi, bulatannya seperti pusaran di pamor Udan Mas. Tergolong tidak pemilih dan memudahkan mencari rejeki. Pamor Jung Isidonya JUNG ISI DUNYA. Bentuknya mirip Putri Kinurung. Bedanya bulatan-bulatan kecil yang terdapat pada “kurungan” bulatan relatif lebih besar. Ada juga yang bentuknya sepintas mirip pamor Bendo Segodo. Tuahnya untuk “menumpuk” kekayaan dan tidak pemilih. Pamor Wulan Wulan WULAN-WULAN. Di Jawa Timur disebut Bulan-Bulan. Mirip Melati Sinebar atau mirip Bendo Segodo. Bedanya pada pamor Wulan-Wulan , bagian tengahnya berlubang jelas. Tuahnya memudahkan mencari jalan rejeki dan mengikat langganan. Sering disimpan ditoko atau warung. Pamor Tunggak Semi – Bawang Sewungkul TUNGGAK SEMI. Pamor ini terletak ditengah Sor-soran, bentuk seperti tampak digambar samping. Berkombinasi dengan pamor Wos Wutah. Tuahnya untuk mendapatkan rejeki walau bagaimanapun kecilnya. Tidak termasuk pamor pemilih. BAWANG SEBUNGKUL. Bentuknya memang mirip bungkul bawang, berlapis-lapis. Paling sedikit ada lima lapisan dan terletak di sor-soran. Tuahnya dibidang rejeki , untuk pengembangan modal. Cocok untuk orang yang bekerja di Bank dan pengembangan modal. Tidak pemilih. Pamor Udan Mas UDAN MAS. Pamor ini banyak dicari orang, terutama pedagang dan pengusaha. Bentuknya merupakan pusaran atau gelang-gelang berlapis, paling sedikit ada tiga lapisan. Letaknya ada yang beraturan dan ada yang berserakan. Pamor ini sering pula berkombinasi dengan Wos Wutah atau Tunggak Semi. Manfaatnya untuk mencari rejeki dan tidak pemilih. Pamor Sisik Sewu SISIK SEWU. Seperti gambar sisik ikan, tetapi bila diperhatikan seperti pamor Udan Mas menggumpal menjadi satu, namun pamor ini kurang begitu dikenal, mungkin karena memang jarang. Selain untuk rejeki juga untuk meningkatkan wibawa. Cocok bagi pengusaha dengan banyak karyawan. Pamor Putri Kinurung PUTRI KINURUNG. Bentuknya menyerupai gambaran danau dengan tiga atau lebih “pulau” ditengahnya. Letaknya ditengah sor-soran. Tuahnya untuk memudahkan mencari rejeki dan mencegah sifat boros. Bisa diterima dikalangan manapun. Tidak pemilih. Pamor Gumbolo Geni GUMBOLO GENI. Sering juga disebut “Gumbolo Agni” atau “Gumbolo Gromo”. Letaknya ditengah sor-soran dan gambarnya seperti “binatang Kala” dengan posisi ekor seperti menyengat. Tuahnya baik, wibawanya besar dan bisa untuk “singkir baya”, baik dimiliki oleh pimpinan sipil ataupun militer. Termasuk pamor pemilih.
- Ada beberapa jenis pamor pada Keris, Tombak dan Tosan Aji lainnya yang masing-masing memiliki ciri dan motif yang berbeda-beda sesuai dengan betuk dan tehnik pembuatannya, ada yang bentuknya tidak disengaja atau yang biasa disebut sebagai pamor tiban dan ada yang bentuk motifnya sejak awal sudah direncanakan/dirancang atau yang disebut pamor rekan. Istilah-istilah yang biasa digunakan pada pamor Keris atau biasa disebut dengan istilah "Wujud Semuning Pamor" pada umumnya kurang begitu dikenal lagi oleh orang-orang jaman sekarang. Padahal jenis pamor yang terdapat pada bilah Keris juga menjadi unsur penting untuk menentukan kualitas dan nilai dari sebilah juga Perbedaan Keris pamor meteor dan pamor nikel Berikut ini jenis-jenis pamor pada Keris dan Tosan Aji lainnya • Pamor Mrambut Pamor jenis ini merupakan istilah penilaian pamor melalui kesan rabaan grayangan, yaitu pamor yang jika diraba dengan ujung jari akan terasa seperti meraba rambut. Pamor mrambut berbentuk seperti susunan helaian rambut, atau seperti serat-serat halus dan lembut. • Pamor Ngawat Pamor jenis ini juga dinilai dari kesan rabaan seperti pamor mrambut, tetapi kesan rabaannya terasa tidak sehalus pramor mrambut, tapi seolah-olah seperti meraba helaian-helaian kawat yang lembut. • Pamor Nggajih Pamor jenis ini merupakan istilah penilaian pamor melalui kesan penglihatan, yaitu pamor yang tampak seperti lemak beku gajih yang menempel pada permukaan bilah Keris. Keris atau Tosan Aji lainnya yang pamornya nggajih biasanya adalah Keris-Keris yang bermutu rendah atau yang sering disebut Keris rucahan. Keris semacam itu jika dijentik di thinthing biasanya tidak berdenting. • Pamor Mbugisan Pamor jenis ini dinilai melalui kesan penglihatan dan rabaan. Permukaan bilah Keris yang pamornya tergolong mbugisan memiliki kesan rabaan halus, sedangkan gradasi perbedaan warna antara besinya yang hitam dan pamornya yang putih keperakan tidak nyata terlihat tidak kontras. • Pamor Nyanak Pamor nyanak adalah istilah untuk pamor sanak atau pamor peson yang dinilai menurut kesan penglihatan dan rabaan. Alur-alur pola gambaran pamor ini tidak jelas/tidak kontras, tetapi kesan rabaannya sangat terasa dan agak kasar. Keris yang pamornya tergolong sanak biasanya dibuat dari bahan pamor yang berupa mineral besi yang didapat dari daerah lain, dan jika dijentik, Keris dengan pamor sanak tidak berdenting nyaring. • Pamor Kelem Pamor jenis ini memiliki penampilan yang cukup jelas, cukup kontras, tetapi memiliki kesan sedemikian rupa sehingga seolah-olah yang terlihat hanya sebagian kecil saja dari keseluruhan pamor yang ada, atau seolah-olah sebagian besar dari pamor tersebut tenggelam didalam bilah Keris. Pamor kelem jika diraba akan terasa lumer atau halus dan lembut. • Pamor Kemambang Pamor kemambang adalah kebalikan dari pamor kelem. Pamor ini memberi kesan seolah bagian pamor yang tertanam dibilah Keris hanya sedikit saja dan jika diraba, pamor kemambang juga memberikan kesan lumer dan halus. • Pamor Ngintip Pamor ngintip adalah istilah untuk penamaan pamor yang sangat kasar kesan rabaannya, dan kadang-kadang pada beberapa bagian terasa tajam. Pamor ngintip bisa terjadi karena dua sebab, yang pertama karena Empu pembuatanya boros loma dalam panambahan bahan pamor yang digunakannya, sehingga jumlah bahan pamor yang digunakan menjadi berlebihan. Bisa juga terjadi karena unsur ketidak sengajaan, yaitu untuk memberikan kesan wingit pada Keris yang dibuatnya. Sebab yang kedua karena sang Empu menggunakan bahan pamor bermutu tinggi, tetapi besi yang digunakan mutunya kurang bagus, sehingga yang terjadi besinya cepat aus sedangkan pamornya masih utuh, maka yang terjadi kemudian pamor tersebut akan muncul pada permukaan bilah secara berlebihan. • Pamor Mubyar Ilustrasi Pamor MubyarPamor mubyar adalah jenis pamor yang warnanya tampak cerah, cemerlang, dan kontras dengan warna besinya. Tapi walaupun warnanya kontras, jika diraba akan terasa lumer dan halus. Selain istilah-istilah yang di atas, untuk menilai pamor kita juga harus mengamati kondisi tertanamnya pamor pada bilah Keris atau Tosan Aji lainnya. Menurut istilah Jawa, kondisi itu disebut tanceping/tumanceping pamor. Tanceping atau tertancapnya pamor pada bilah Keris ada dua macam, yaitu - Pandes pandhes, yaitu pamor yang seolah tertanam dalam dan kokoh. - Kumambang, yaitu pamor yang seolah-olah mengambang atau mengapung di permukaan bilah. Baca jugaPengertian tentang Keris tayuhan dan cara menayuh KerisMinyak khusus perawatan pusaka dan khodam pusaka Demikian sedikit informasi tentang jenis-jenis pamor pada Keris dan Tosan Aji lainnya yang dapat kami sampaikan pada artikel kali ini. Untuk informasi lain seputar benda-benda pusaka, dapat dibaca pada artikel Harta Langit lainnya. Semoga bermanfaat Terima kasih
macam macam pamor keris