SherlockHolmes adalah tokoh detektif fiksi rekaan Sir Arthur Conan Doyle, seorang pengarang dan dokter berkebangsaan Skotlandia.Holmes yang menyebut dirinya sebagai seorang "detektif konsultan" ini dikenal akan ketajaman penalaran logis, kemampuan menyamar, dan keterampilannya dalam menggunakan ilmu forensik untuk memecahkan berbagai kasus. Holmes, yang pertama kali muncul pada tahun 1887
Belumkamu yang masih samar tentang apa itu kelangkaan, tenang kami jelaskan pengertian kelangkaan menurut ilmu ekonomi, dan tak lupa sederet materi yang berhubungan dengan kelangkaan. Sumber daya alam atau SDA merupakan segala sesuatu yang ada di alam yang terdiri atas sumber daya abiotik dan sumber daya biotik yang diberikan oleh sang
5 "Segala sesuatu yang baik, selalu datang di saat terbaiknya. Persis waktunya. Tidak datang lebih cepat, pun tidak lebih lambat. Itulah kenapa rasa sabar itu harus disertai keyakinan." -Tere Liye. 6. "Sabar itu gak ada batasnya, kalau ada batasnya berarti gak sabar." -Abdurraham Wahid
Dalamperjalanan kehidupan saya, banyak hal terjadi yang tidak saya mengerti. Namun seorang Pribadi memberikan pengertian yang begitu luar biasa dalam hati saya. Semoga apa yang terjadi di dalam hidup saya ini, bisa berguna bagi banyak orang. Saat kata-kata begitu sulit untuk mengungkapkan segala sesuatu, biar tulisan yang berbicara untuk menjelaskan. This blog is story about my past, my
Sayapaling suka menggunakan ilustrasi seorang pendaki yang terpeleset dan untung saja tangannya berhasil meraih tanaman. saya selalu berpikir tentang segala kebutuhan si Kenzo. sehari, Tuhan tetap memenuhi kebutuhanku. Sekalipun saat ini aku sengsara, menderita dan kekurangan, aku tahu akan ada waktunya aku kaya, sukses dan bahagia
soal matematika kelas 1 sd semester 2. Oleh Jekson Pardomuan Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai Pengkhotbah 3 11 Ada banyak hal yang membuat kita terkadang menjauh dari Tuhan. Saat sudah berdoa dengan sungguh-sungguh dan memohon kepada Tuhan agar diberkati dan diberikan jalan keluar untuk sebuah persoalan. Tapi tetap saja setelah berdoa beberapa kali terkadang kita belum juga mendapatkan apa-apa atau jawaban dari Tuhan. Kejadian seperti ini banyak dialami oleh anak Tuhan dalam menjalani kehidupan pribadi dan kehidupan keluarganya. Kita seringkali tidak sadar dengan apa yang kita lakukan. Kita terlalu repot dan suka protes kepada Tuhan sementara apa yang kita lakukan belum ada apa-apanya dihadapan Tuhan. Padahal, kita semua tahu bahwa setiap hal ada waktunya, baik pengalaman yang menyenangkan maupun yang tidak. Itulah yang dituliskan dalam Pengkhotbah pasal 3. Ini bukan hanya gambaran yang ada dalam hidup, inilah gambaran yang diberikan Tuhan. Sebagian besar dari kita mengetahui bahwa “Tuhan mengasihi Anda dan memiliki rencana yang indah untuk hidup Anda.” Banyak orang berpikir kalau kitab Pengkhotbah merupakan kitab yang murung dan pesimis karena dengan keterbatasan penulis – yaitu hanya hal yang ada “dibawah matahari” saja atau yang terlihat saja dalam hidup – penemuannya murung dan pesimis. Tapi itu bukan pesan dari kitab ini. Tuhan ingin kita memiliki sukacita dan adalah rencana-Nya untuk memberikan semua itu. Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya. Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam; ada waktu untuk membunuh, ada waktu untuk menyembuhkan; ada waktu untuk merombak, ada waktu untuk membangun; Pengkhotbah 31-3. Kalau setiap orang mengetahui bahwa suatu saat hidupnya akan mengalami banyak permasalahan, maka ia akan berkata lebih baik tidak lahir ke dunia ini. Tidak ada seorangpun yang minta dilahirkan; itu sesuatu yang berada diluar kekuatan kita. Tidak ada yang minta mati; itu dilakukan pada kita oleh Tuhan. Inilah cara kita seharusnya memandang hal ini sebagai daftar yang Tuhan ingin kita lakukan. “Ada waktu untuk menanam dan menuai.” Setiap hal harus dilakukan pada waktunya. Jika anda tidak melakukannya pada waktu yang tepat anda akan mengalami masalah. Cobalah menanam dimusim panas saat tanah gersang dan tidak ada sumber air sama sekali, maka tanaman tidak akan tumbuh. Setengah dari kesulitan yang dialami dalam dunia ini adalah kita terus menerus berusaha mengatur waktu menurut kemauan kita. Tapi Tuhan sudah merencanakan waktunya. Padahal, jauh didalam lubuk hati kita sudah mengetahui bahwa setiap hal sudah ada waktunya. “Ada waktu untuk membunuh dan menyembuhkan” Itu mungkin terdengar aneh untuk kita, tapi proses kematian berjalan bersamaan dengan proses kehidupan. Dokter mengatakan kepada kita bahwa setiap 7 tahun semua sel dalam tubuh kita akan mati. Tapi tubuh kita tidak mati. Keadaan anda sekarang sama seperti 7 tahun yang lalu. Bagaimana kita bisa mengerti kenyataan pergantian sel dari memori lalu dan sekarang namun meÂmori lama masih ada dan tetap sama? Ada waktu untuk membunuh dan menyembuhkan” Tuhan yang mengaÂturnya. Semua hal yang terjadi di dalam kehidupan kita jika direnungkan dengan baik-baik akan tepat. Tidak ada orang yang bisa lari dari kesakitan dan penderitaan hidup, itulah yang dikatakan disini. Tuhan menentukan hal itu untuk kita. Buktinya ketika Anak-Nya datang. Dia tidak diberikan kehidupan yang indah dan menyenangkan, bebas dari pergumulan dan kesakitan. Tidak, dia adalah, "seorang manusia yang menderita dan banyak pergumulan,". Ada waktu berdiam dan ada waktu untuk bicara," Ada waktu dimana kita mengetahui sesuatu, gosip, dan kita seharusnya tidak mengatakannya. Ada waktu kita harus bicara, ketika suatu hal yang kita simpan akan menyeÂbabkan seseorang celaka atau menunjukan kebenaran; waktunya untuk bicara. Sesungguhnya engkau akan menÂjadi bisu dan tidak dapat berkata-kata sampai kepada hari, di mana semuanya ini terjadi, karena engkau tidak perÂcaya akan perkataanku yang akan nyata kebenarannya pada waktunya." Lukas 1 20. Dimana pun kita berada, ada banyak hal yang harus kita perhatikan. Ibrani 4 16 menuliskan “Sebab itu mariÂlah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.” Tuhan sudah punya rencana yang indah terhadap kehidupan kita. Serahkan segala sesuatunya kepada Tuhan. Masalahnya apakah itu juga rencana kita bagi masa depan kita. Jika kita diberikan hak itu maka tidak ada kesenangan sama sekali dalam hidup kita. Tapi itu akan menghancurkan kita. Tuhan tahu kalau kita semua memiliki rencana-rencana indah terhadap masa depan anak-anak kita atau rencana terhadap masa depan kita. Lantas, kalau pada waktu yang kita rencanakan, keinginan kita tidak terwujud apakah kita langsung berkata bahwa Tuhan tidak benar menjawan doa kita. Kita tidak bisa mengetahui semua jawaban dan misteri hidup. Itulah mengapa Alkitab selalu berkata bahwa kita harus mempercayakan Firman Tuhan dalam kehidupan yang tidak kita mengerti. Yesus mengatakannya berkali-kali bahwa hiduplah beriman seperti anak kecil. Seorang anak kecil dalam tangan bapanya tidak menyadari banyak hal yang sudah diketahui ayahnya. Tapi, berdiam dalam tangan ayahnya, dia tetap tenang melihat misteri terungkap sewaktu dia bertumbuh, percaya pada hikmat ayahnya. Itulah hidup beriman dan itulah yang kita lakukan dalam pengalaman kita. Berserah kepada Tuhan dengan sepenuh hati dan meyakinkan diri bahwa Tuhan akan menjawab segala keinginan kita tepat pada waktunya. Tuhan hanya meminta kita hidup benar dan menjalankan perintah-Nya. Bersyukur senantiasa dan selalu berpengharapan kepada Tuhan lewat doa dan perbuatan baik. Amin.
Segala Sesuatu Ada Waktunya Ada orang yang lulus kuliah pada usia 22 tahun dan menunggu 5 tahun untuk mendapatkan pekerjaan tetap, ada orang yang lulus pada usia 27 tahun dan langsung bekerja. Ada orang yang menikah pada usia 35 tahun dan langsung dikaruniakan anak, ada orang yang menikah pada usia 25 tahun dan menunggu 10 tahun untuk memiliki anak. Ada orang yang sukses menjadi CEO perusahaan pada usia 25 tahun dan meninggal pada usia 50 tahun, ada orang yang menjadi CEO pada usia 50 tahun dan hidup hingga usia 90 tahun. Setiap orang punya jalur lintasannya sendiri dan punya waktunya masing-masing. Kita semua berada di zona waktu kita masing-masing, semua punya waktunya masing-masing untuk menabur dan menuai. Tidak ada yang terlambat atau lebih cepat. Seseorang bisa mencapai banyak hal dengan kecepatan tertentu dalam waktu yang singkat. Sementara orang lain perlu kecepatan dan waktu yang lebih panjang untuk sampai di sana. Jangan iri atau mengejek karena ketidaksesuaian irama kita dengan orang lain. Karena kita punya waktu sendiri, orang lain juga punya waktunya sendiri, dan Tuhan punya rencana berbeda untuk masing-masing orang. Dalam kitab Pengkhotbah dituliskan bahwa untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya Pengkhotbah 31. Tuhan merancang hidup kita dengan rentang waktu yang sudah ditentukan. Kapan kita dilahirkan, kapan kita menyelesaikan sekolah, mulai bekerja, menemukan pasangan hidup, punya anak, dan seterusnya sampai kapan kita meninggal. Tidak perlu khawatir, karena semua itu ada di bawah kendali tangan Tuhan. Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya dan memberi kita harapan dan masa depan. Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir. Pengkhotbah 311 Artikel Lainnya Post navigation
ilustrasi tentang segala sesuatu ada waktunya